Tuesday, April 28, 2009

Lewat Jalan Ini Sudah Ke Hujungnya

Aku rasa blog Berita Untuk Kawan: Jalan Sepi ni sudah sampai masanya ditamatkan. Cukup-cukuplah hidup aku ni sepi, sama aje dengan nama blog aku ni. Sebenarnya nama blog ni diilhamkan daripada pengalaman aku belajar di Amerika dulu. Dan blog ini bukanlah blog pertama yang aku tulis (aku mula menulis blog ketika dalam tahun 2001). Dulu-dulu ramai batch aku dapat study di Mid West area, tapi aku tercongok sorang-sorang di Pennsylvania. Even kawan baik aku sendiri tak datang lawat aku kat Penn State sana. So aku rasa sunyi. Aku rasa sunyi pasal aku tak ada sapa-sapa nak share. Penghubung persahabatan dengan kawan-kawan di M'sia hanyalah melalui internet.

Kebetulan aku tengah obses dengan lagu M Nasir & Ebiet G Ade yang bertajuk, Berita Untuk Kawan. Senikatanya cukup halus untuk difahami maksud universal tentang hubungan manusia sesama kita dan bersama alam. Jadi lahirlah blog ni, untuk catatan buah fikiran tentang isu semasa, tentang kesunyian aku di Amerika dan juga untuk aku melawan politik establishment.

Senikata "Berita Untuk Kawan"
Perjalanan ini. Trasa sangat menyedihkan.

Sayang engkau tak duduk disampingku kawan.
Banyak cerita Yang mestinya kau saksikan. Di tanah kering bebatuan
Tubuhku terguncang. Dihempas batu jalanan.
Hati tergetar menatap kering rerumputan
Perjalanan ini pun, Seperti jadi saksi,
Gembala kecil menangis sedih ...
Kawan coba dengar apa jawabnya, Ketika dia ku tanya mengapa
Bapak ibunya telah lama mati, Ditelan bencana tanah ini
Sesampainya di laut, Ku kabarkan semuanya
Kepada karang kepada ombak, Kepada matahari
Tetapi semua diam, Tetapi semua bisu, Tinggal aku sendiri
Terpaku menatap langit
Barangkali di sana ada jawabnya,

Mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan, Melihat tingkah kita,
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan, Bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada Rumput yang bergoyang.


Itu untuk hampir 5 tahun yang dulu.

Sekali air bah, sekali pantai berubah. Keadaan berubah. Bukanlah maksudnya hidup aku ni sudah tidak sunyi. Masih lagi sunyi dalam hati, tapi senario berbeza. Maksud sunyi pun jauh lebih intim, bukan sekadar hanya teman-teman untuk bergelak ketawa, tapi lebih untuk berkongsi perjalanan hidup yang mudah-mudahan akan lebih panjang lagi.

Aku masih lagi menulis tapi bukan lagi untuk tatapan umum. Menulis itu satu terapi yang cukup nyaman dilakukan sendirian. Menulis juga ibarat satu eskapisme yang memberi kepuasan dan kelegaan pada jiwa yang selalu tercari-cari arah moralnya dan spiritualnya. Jadi aku akan masih lagi menulis. Cuma ruangnya dirahsiakan bagi menghidupkan kebebasan dalam diri untuk menulis isu-isu dengan lebih jelas, nyata dan tanpa berhati-hati.

Terima kasih kepada teman-teman yang mungkin setia melayani bebelan aku di ruang Berita Untuk Kawan ini. Segala komentar dan kutukan diterima dengan hati yang berbelah bahagi. Sekiranya masih ada manusia yang ingin setia pada nukilan aku, bolehlah email aku di mxm659 at gmail dot com untuk dapatkan address ruang terbaru.

Berita Untuk Kawan berhenti setakat ini. Penulis Jalan Sepi sudah tamat melewati jalan ini. Terima kasih semuanya.

No comments: