setiap nafas yang dihembus
setiap degupan jantung
aku selalu memikirkan mu
dalam sedar dibuai angan
dalam tidur dan khayalan
aku selalu memikirkan mu
ternyata kuperlukan cinta
dari dirimu sayang
barulah terasa.....ku bernyawa
2011 sudah pun mendatang. Tahun ini, aku hampir menjangkaui usia 31 tahun. Pernah seorang wanita berpesan kepadaku, bilamana umur menjelang 30an maka masa itu akan berlalu dengan pantas sekali. Aku sungguh terasa akan kebenaran kata-katanya itu.
Ketika ini aku masih lagi sendirian. Bukannya tidak bercinta, tapi bercinta tapi statusnya masih lagi pada kesamaran.
Terkadang aku bingung dengan keinginan diri sendiri. Apakah aku ini hanya bermain dengan perasaan diri sendiri, atau pun aku sudah hilang kepercayaan pada perasaan cinta itu? Entah, satu persoalan yang berat tergantung atas batu kepala ini.
Berkali aku mohon petunjuk dengan merujuk pada rakan-rakan yang sudah berumahtangga dan beranak pinak - bagaimana kalian dapat mengenal pasti bahwa inilah jodoh kalian?
Memang sukar untuk mencari satu kepastian, tapi aku kira aku dapat lihat jelas pada trend persamaan bagi persoalan ini.
kasihku...
ku amat mencintai kamu,
kerna kau beri arti hidup...
ku kan terus mencintai
sedetik lebih
serta selamanya
di kala penuh ketakutan
dengan badai kehidupan
ku bersyukur, adanya kamu
biarlah kehilangan semua
yang dimiliki di dunia
asal masih....adanya kamu
Rata-ratanya menyatakan keserasian, kemesraan yang tiada bersempadan dan kefahaman pada asal usul keturunan masing-masing yang menjadi ianya satu kesimpulan yang tiada lagi jalan penerus kepada sebuah perhubungan melainkan pada jalan pernikahan dan seterusnya menjadi keluarga.
Ya, aku mahu berkeluarga. Aku mahu punyai seorang isteri dan cahaya mata yang bakal mewarisi apa jua yang ingin aku berikan pada keluarga aku.
Namun masih lagi buntu. Cinta itu agaknya pasti akan datang pada hati yang tidak mencari. Dan cinta itu jelas akan meninggalkan pada hati yang mendambakan sesungguhnya.
Dan aku ini sebenarnya telah pun ditinggalkan cinta.